BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tawuran
adalah perilaku agresi dari seorang individu atau kelompok. Agresi itu sendiri
diartikan sebagai suatu cara untuk melawan dengan sangat
kuat,menyerang,membunuh atau menghukum orang lain,dengan kata lain agresi secara
singkat didefinisikan sebagai tindakan yang dimaksudkan untuk melukai orang
lain atau merusak milik orang lain. Di zaman sekarang di daerah jakarta
mengenal nama tawuran antar warga sudah tidak asing lagi bahkan sudah familiar
bagi warga di jakarta, pada umumnya tawuran dilakukan oleh para warga pada masa
kini tawuran sudah terjadi pada pelajar,mahasiswa,dsb. Tawuran bisa mengakibatkan dampak yang sangat
berbahaya jika hal tersebut terus berlanjut, bisa menggangu ketertiban lalu
lintas karena pada umunya tawuran dilakukan di tempat umum dan bisa juga banyak
memakan korban dan sekarang ini sudah
terjadi pada di kalangan pelajar yang semestinya belajar untuk masa depan
indonesia dan itu bukan disebut kenakalan remaja tetapi termasuk kepada
tindakan kriminal. Tawuran antar wilayah bisa terjadi antar warga sesama satu
wilayah, ini biasanya dipicu oleh adanya provokator yang menyebabkan terjadinya
tawuran antar warga di satu wilayah.
1.2 Tujuan Penulisan
1. Memahami
dan menyadari dampak dari tawuran antar warga
2. Peka
terhadap masalah-masalah sosial dan ikut serta dalam menanggulanginya
1.3 Sasaran
Polisi
harus cepat tanggap dalam menghadapi tawuran antar wilayah RT/RW di jakarta dan
menanggulanginya secara benar,tepat dan baik jangan sampai menambah emosi dari
warga yang bisa menyebabkan warga marah. Di dalam tawuran antar warga pasti ada
yang menjadi provokator yang menyebabkan terjadinya tawuran pemerintah dan
polisi semestinya memberikan hukuman yang cukup jera kepada provokator agar
tidak terjadinya lagi tawuran antar warga, dan warga juga jangan cepat
terpengaruh oleh provokator yang menyebabkan tawuran antar warga.
BAB
II PERMASALAHAN
Analisis
permasalahan Dampak Sosial Tawuran Antar Wilayah RT/RW di Jakarta dengan
memperhatikan dan mempertimbangkan
kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
2.1 Kekuatan
(Strength)
a.
kelompok didalam tawuran semakin kuat
b.
solidaritas dalam kelompok
c.
kelompok tersebut tidak bisa di lecehkan
d.
merasa bangga jika kelompoknya menang
2.2 Kelemahan
(Weakness)
a.
tidak menggunakan akal sehat dalam menyelesaikan masalah
b.
dianggap sebagai pengecut
c.
selalu berkelompok tidak berani sendiri
d.
arogan dan tidak berperikemanusiaan
2.3 Peluang
(Opportunity)
a.
kurangnya perhatian RT/RW kepada warganya
b.
tidak memberikan solusi yang sehat jika terjadi masalah
c.
kurangnya rasa kedamaian di dalam lingkungannya
d.
tidak memperdulikan akal yang sehat yang dipakai hanya hawa nafsu
2.4 Tantangan/Hambatan
(Threats)
a.
bisa meninggal dalam tawuran
b.
di tangkap polisi jika tawuran
c.
bisa melukai diri sendiri dan orang lain
d.
mempunyai rasa ingin membunuh
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1 Kesimpulan
Pada kesimpulan ini semoga di
harapkan bisa memahami dan mengerti tentang Dampak Sosial Tawuran Antar Wilayah
RT/RW di Jakarta yang bisa menyebabkan rusaknya moral di indonesia dan juga ada
beberapa faktor yang menyebabkan tawuran yaitu faktor lingkungan,faktor
keluarga, dsb. Kurangnya kesadaran warga akibat dari tawuran bisa memberikan
dampak kepada pelajar yang mengikuti untuk melakukan tawuran. Manusia
membutuhkan ilmu sosial untuk bisa menjalankan kehidupan tetapi bukan dengan
cara tawuran yang memberikan efek negatif. Maka dari itu janganlah kita selalu
menyalahkan orang lain lebih baik kita melihat diri sendiri yang masih banyak
kekurangan pada diri kita.
3.2 Rekomendasi
A. solidaritas
dalam kelompok memang sangat diperlukan tetapi bukan dengan cara tawuran melainkan dengan kedamaian yaitu
dengan cara bergotong royong dan itulah budaya dari indonesia yang kita harus
tingkatkan.
B. Arogan
dan tidak berperikemanusiaan merupakan contoh yang tidak baik, tidak punya rasa
kedamaian didalam diri kita.
C. Tidak
memberikan solusi yang sehat jika terjadi masalah mungkin bisa disebut faktor
yang menyebabkan tawuran,kita ini manusia bukan hewan dan kita punya akal sehat,
solusi semestinya diselesaikan otak bukan dengan hawa nafsu.
Ditangkap polisi jika
tawuran ini harus di terapkan dan memberikan hukuman agar mereka jera untuk
tidak melakukan tawuran lagi. REFERENSI
https://mardatasatria.wordpress.com/2015/02/01/makalah-dampak-sosial-tawuran-antar-wilayah-rtrt-di-jakarta/
https://id.wikipedia.org/wiki/Tawuran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar