TUGAS
PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS
NOVAN SURIYA PUTRA YALASENA
15115110
ARTIFICIAL INTELIGENT
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018
DEFINISI
KECERDASAN BUATAN
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) merupakan
salah satu bagian dari ilmu computer yang mempelajari bagaimana membuat mesin
(komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh
manusia bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan manusia.
Menurut John McCarthy, 1956, AI : untuk mengetahui dan
memodelkan proses–proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat
menirukan perilaku manusia. Cerdas, berarti memiliki pengetahuan ditambah
pengalaman, penalaran (bagaimana membuat keputusan dan mengambil tindakan),
moral yang baik.
Manusia cerdas (pandai) dalam menyelesaikan permasalahan
karena manusia mempunyai pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari
belajar. Semakin banyak bekal pengetahuan yang dimiliki tentu akan lebih mampu
menyelesaikan permasalahan. Tapi bekal pengetahuan saja tidak cukup, manusia
juga diberi akal untuk melakukan penalaran,mengambil kesimpulan berdasarkan
pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Tanpa memiliki kemampuan untuk
menalar dengan baik, manusia dengan segudang pengalaman dan pengetahuan tidak
akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Demikian juga dengan kemampuan
menalar yang sangat baik,namun tanpa bekal pengetahuan dan pengalaman yang
memadai, manusia juga tidak akan bias menyelesaikan masalah dengan baik. Demikin
juga agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti dan sebaik manusia) maka harus
diberi
bekal pengetahuan, sehingga mempunyai kemampuan untuk menalar. Untuk membuat
aplikasi
kecerdasan buatan ada 2 bagian utama yang sangat dibutuhkan :
1.
Basis Pengetahuan (Knowledge Base), bersifat fakta-fakta, teori , pemikiran dan
hubungan
antar
satu dengan yang lainnya.
2.
Motor Inferensi (Inference Engine), kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan
pengetahuan
dan pengalaman.
SEJARAH
KECERDASAN BUATAN
Tahun
1950 – an Alan Turing, seorang pionir AI dan ahli matematika Inggris melakukan percobaan.
Turing (Turing Test) yaitu sebuah komputer melalui terminalnya ditempatkan pada
jarak jauh. Di ujung yang satu ada terminal dengan software AI dan diujung lain
ada sebuah terminal dengan seorang operator. Operator itu tidak mengetahui
kalau di ujung terminal lain dipasang software AI. Mereka berkomunikasi dimana
terminal di ujung memberikan respon terhadap serangkaian pertanyaan yang
diajukan oleh operator. Dan sang operator itu mengira bahwa ia sedang
berkomunikasi dengan operator lainnya yang berada pada terminal lain. Turing
beranggapan bahwa jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya
mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin
tersebut cerdas (seperti layaknya manusia).
KONSEP
DASAR ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)
Kecerdasan Buatan dapat didefinisikan sabagai cabang
Ilmu Komputer yang mempelajari otomatisasi tingkahlaku cerdas (Intelligent). Kecerdasan
Buatan dapat memungkinkan komputer untuk berfikir.
Kecerdasan Buatan dapat menirukan proses belajar manusia
sehingga informasi baru dapat diserap dan digunakan sebagai acuan di masa yang
akan datang.
4
Dasar Kategori di Konsep dasar Ai(Kecerdasan Buatan)
1. Acting
Humanly
Acting humanly ialah system yang melakukan
pendekatan dengan menirukan tingkah laku seperti manusia yang dikenalkan pada
tahun 1950 degan cara kerja pengujian melalui teletype yaitu jika penguji
(integrator) tidak dapat membedakan yang mengintrogasai antara manusia dan
computer maka computer tersebut dikatakan lolos(menjadi kecerdasan buatan).
2. Thinking
Humanly
Yaitu system yang dilakukan dengan cara intropeksi
yaitu penangkapan pemikiran psikologis
Manusia pada computer,hal ini sering diujikan dengan neuron ke neuron lainnya atau sel otak dengan sel otak lainnya cara pembelajarannya yaitu melalui experiment-experimen.
Manusia pada computer,hal ini sering diujikan dengan neuron ke neuron lainnya atau sel otak dengan sel otak lainnya cara pembelajarannya yaitu melalui experiment-experimen.
3. Thinking
Rationaly
Ini merupakn system yang sangat sulit ,karena sering
terjadi kesalah dala, prinsip dan prakteknya,system ini dikenal dengan
penalaran komputasi.
4. Actng
Rationaly
Yaitu system yang melakukan aksi dengan cara
menciptakan suatu robotika cerdas yang menggantikan tugas manusia.
Penjelasan
dan contoh studi kasus di dunia nyata tentang bidang AI
1.
Expert System (ES)
Expert
System (ES) atau Sistem Pakar, merupakan salah satu cabang AI yang
mempelajari pembuatan sebuah sistem yang dapat bekerja layaknya seorang pakar.
ES dapat menyimpan pengetahuan seorang pakar dan memberikan solusi berdasarkan
pengetahuan yang dimilikinya tadi. ES juga merupakan salah satu cabang AI yang
sering melakukan kerja sama dengan disiplin ilmu lain karena sifatnya yang
dapat menyimpan pengetahuan.
Contoh
studi : Bidang Pertanian
Pada
bidang Pertanian, dibuat ES untuk memprediksi kerusakan pada jagung yang
disebabkan oleh ulat hitam dan memberikan konsultasi untuk mendiagnosa
kerusakan pada kacang kedelai dengan menggunakan pengetahuan tentang gejala
kerusakan dan lingkungan tanaman.
2. Robotic
Robotic atau Robotika, merupakan salah satu
cabang AI yang menggabungkan cabangcabang AI yang lain termasuk ketiga cabang
di atas untuk membentuk sebuah sistem robotik. Keempat cabang AI di atas
merupakan cabang umum yang banyak dipelajari, masih banyak cabang-cabang AI
yang lainnya. Seiring perkembangan riset dalam AI, dapat dimungkinkan akan
muncul cabang-cabang baru yang melengkapi unsur AI sehingga AI menjadi sebuah
sistem lengkap dan akan mencapai goal-nya yang sampai sekarang masih belum
sempurna.
Contoh
studi : Robot Sophia
adalah robot humanoid yang dikembangkan oleh
perusahaan Hanson Robotik yang berada di Hong Kong. Sophia telah dirancang
untuk belajar dan beradaptasi dengan perilaku manusia dan bekerja dengan
manusia, dan juga telah diwawancarai di berbagai negara, termasuk mendapat kewarganegaraan
dari Arab Saudi. Sophia berkata bahwa dirinya diaktifkan pertama kali pada
tanggal 19 April 2015.
3. Machine
learning
adalah cabang aplikasi dari Artificial Intelligence
(Kecerdasan Buatan) yang focus pada pengembangan sebuah sistem yang mampu
belajar "sendiri" tanpa harus berulang kali di program oleh manusia.
Contoh studi : Face Detection
Kita
dapat mengidentifikasi orang dari foto yang diberikan berdasarkan pola yang
didapat dari ratusan foto. Hal memudahkan mengelompokkan foto berdasarkan wajah
orang tersebut. Beberapa software foto dan kamera memiliki kemampuang berikut.
Facebook juga memiliki kemampuan untuk melakukan tagging pada foto.
4. Intelligent agent
(IA)
adalah sebuah entitas otonom yang mengamati dan
bertindak atas lingkungan (yaitu membutuhkan agen) dan mengarahkan
aktivitasnya untuk mencapai tujuan yaitu rasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar